Selasa, 18 Agustus 2015

Tauhid Jalan Kebahagiaan

☝ Tauhid Jalan Kebahagiaan dan Keberkahan Dunia dan Akhirat

�� Syekh Ali Hasan Al Halabi حفظه الله
�� Masjid Istiqlal Jakarta

Saudaraku..
��Indonesia adalah Negeri kebanggaan kita semua..mayoritas penduduknya muslim..negeri yang telah dikenal kelembutannya .keramahannya..sejak Islam pertama kali masuk ke Indonesia

��Di antara taufiq Allah ta'ala..Tabligh kali ini berbarengan dengan hari kemerdekaan Indonesia..kita mengetahuinya dalam sejarah negeri ini,kemerdekaan yang telah dicapai dari penjajahan Belanda dan Jepang 3 abad lebih...semua ini atas taqdir Allah ta'ala.

��Di antara bentuk kesyukuran atas nikmat kemerdekaan ini adalah kemerdekaan setiap kita bisa beribadah hanya kepada Allah ta'ala. Kemerdekaan yg sebenarnya adalah memerdekaan diri dari penghambaan diri kepada manusi menuju penghambaan diri hanya kepada Allah ta'ala. Itulah Tauhidullah

��Tauhid inilah yang akan membawa sebuah negeri menuju kedamaian,keamanan, dan kebahagiaan di dunia ini dan kelak di Akhirat. Sebagaimana Allah berfirman..

والذين امنوا ولم يلبسوا ايمانهم بظلم اولئك لهم الأمن وهم يهتدون

"Dan orang2 yg beriman yg tidak mencampurkan keimanan dengan kesyirikan mereka akan mendapatkan keamanan dan mereka adalah orang2 yg mendapat petunjuk.."

��Siapa orang2 yg beriman? Sejatinya adalah orang2 yg mengetahui perintah Allah dan larangan2nya..dengan pengakuan lisannya,meyakini dengan hatinya dan mengamalkannya dwngan anggota badannya...inilah manhaj ahlussunnah wal jamaah

�� ketika kita memahami kalimat tauhid adalah nafyi dan itsbat لا اله الا الله maka maknanya adalah tidak ada ilah yg berhak diibadahi dengan sebenarnya kecuali Allah. Begitupun ayat di atas

والذين امنوا
ini adalah itsbat sedangkan
ولم يلبسوا ايمانهم
adalah kalimat nafyi..

Begitulah kita menetapkan tauhid kita bahwa tidak ada ilah yg berhak disembah..diibadahi dengan sebenarnya kecuali Allah ta'ala dan selainNya adalah bathil.

��Seorang sahabat setelah mendengar ayat di atas mengatakan ya Rosulullah..siapa di antara kita yg tidak mendzalimi diri sendiri..lalu Rosulullah mengatakan yg dimaksud kedzaliman itu adalah ksyirikan yang besar. Bukannya Allah berfirman :
ان الشرك لظلم عظيم

seaungguhnya kesyirikan itu adalah kedzaliman yang paling besar.

��Kesyirikan adalah kedzaliman yang paling besar. Orang2 kafir adalah orang2 yg paling besar melakukan kedzaliman. Ibadah yg sejati hanya kepada Allah. اياك نعبد...hanya kepada Engkau kami beribadah...

��Sesungguhnya kebahagiaan yg besar akan didapati oleh orang2 yg mentauhidkan Allah kepada Allah...kepada orang2 yg me dakwahkan tauhid ini kpd manusia..
قل هذه سبيلي ادعو الى الله

ini adalah jalanku..aku berdakwah kepada Allah..

Mengajak manusia kepada Allah adalah jalan menuju kebahagiaan yg benar. Siapa yg paling bahagia ? Allah menyebutkan mereka adalah orang2 yg Allah telah memberikan kpd mereka nikmat

اولئك مع الذين انعم الله عليهم من النبيين والصديقين والشهداء والصالحين

..mereka akan bersama orang2 yg Allah telah berikan nikmat kepada mereka dari para Nabi..para shiddiqin..para syuhada..dan orang2 sholeh.. NIKMAT apa? Nikmat tauhid..nikmat beribadah kepada Allah semata...

��Inilah kedzaliman yg maksudnya adalah kesyirikan. Rosulullah menjelaskan bahwa kesyirikan umat ini lebih lembut dari jalannya semut...kesyirikan bisa terjadi pada individu2 yg sedikit ataupun banyak. Dari sini pula keayirikan ada dua syirik besar dan syirik kecil. Syirik besar tidak bisa terhapus kecuali dengan taubat nashuha..taubat yg sebenarnya..meninggalkan ajakan2 syaitan..krn jika tidak bertaubat dari syirik besar maka tidak akan diampuni Allah ta'ala.
ان الله لا يغفر ان يشرك به

..sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni orang2 yg menyekutukan Allah sekecil apapun..

Dan inilah Tauhid yg telah Rosulullah tinggalkan kepada kita..agama Islam dan Tauhid ditinggalkan kpd kita dalam keadaan putih bersih dan tidak ada yg menyimpangnya kecuali akan binasa.

��Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah mengatakan..ahlussunnah adalah orang2 yg lebih tau ttg kebenaran، lebih sayang kpd makhlukNya dan yg paling lembut hatinya
اعرف الناس بالحق وارحم بالخلق وارق قلوبا.

Untuk itulah dakwahkan tauhid dengan hati yg lembut kpd kaum muslimin..

Sebagai bentuk kasih sayang kita kpd mereka, smg Allah memberikan petunjuk dan hidayah kpd mereka setelah mereka dalam keadaan sesat.. Syirik besar dapat mengeluarkan pelakunya dari Islam.

�� Sesungguhnya yg paling agung dalam mewujudkan nilai2 tauhid adalah dengan mengajarkannya kpd manusia..meminta hanya kepada Allah..meminta pertolongan hanya kepada Allah..berdoa hanya kpd Allah..Inilah yg diajarkan oleh Rosulullah kepada para sahabat yg masih yunior..sahabatnya yg masih kecil..

اني اعلمك كلمات احفظ الله يحفظك احفظ الله تجده تجاهك. واذا سألت فاسئل الله واذا استعنت فاستعن بالله

aku akan ajarkan kepadamu bberapa kalimat..jagalah Allah maka Allah akan menjagamu. Jagalah Allah maka engkau akan mendapatiNya dihadapanmu. Jika engkau minta,mintalah hanya kepada Allah dan jika engkau minta pertolongan mk mintalah pertolongan hanya kepada Allah..."

Karena banyak di antara kita mengaku mentauhidkan Allah tapi masih banyak yg minta kepada selain Allah..bersumpah kpd selain Allah..meminta pertolongan tidak kpd Allah...bahkan yg lebih musris adalah mereka mengagungkan selain Allah lbh besar pengagungannya kpd Allah..mengagungkan wali secara berlebihan dg sifat yg tidak layak disandang olehnya..kita eemua adalah wali2 Allah..yaitu yg beriman kepada Allah dan beramal sholeh.

�� Masalah yg ke 2 yg penting bagi kita adalah  Siapa yg boleh menetapkan bhw seseorang adalah Kafir.?jawabannya adalah para ulama yg robbani dan para hakim penguasa yg berhak menetapkan si fulan kafir..si fulan kafir...maka berhati2lah dlm masalah ini.

�� Tidak boleh dilakukan oleh kita selamanya..adalah memberikan ruang kpd orang2 yg akan merusak agama tauhid ini...yg mengkafirkan sahabat dan khalifah Abu Bakar..yg mencela Aisyah Ummul mukminin...orang2 yg banyak mencela al Qur'an..sehingga dari sikap mereka kita tahu tth mereka yg nabinya bukan Nabi kita..kitabnya bukan kitab kita ..Tuhannya bukan Tuhan kita Allah jalla jalaluhu...mereka akan merusak negeri ini..lihatlah apa yg terjadi di negeri2 arab..di yaman..Suria dan Irak  dan lainnya karena mereka yg merusaknya..mereka yg telah merusak itu semu..mereka adalah berkulit domba tapi berperangai serigala.

��Apakah ada kebahagiaan tanpa keamanan? negeri ini akan bahagia ketika mewujudkan keimanan di negeri ini. Keimanan yg dasarnya adalah Tauhidullah. TAUHID adalah pintu keamanan. KEAMANAN adalah pintu kedamaian dan kebahagiaan. Waspadailah orang2 yg akan merusak keamanan di negeri ini!!! Setiap kita dituntut untuk menghalau jauh2 pemikiran yg berisi kesyirikan dan pengkafiran sesama umat...waspadalah terhadap Syi'ah dg pemikiran tasyayyu'nya dan waspadalah kaum Khawarij dengan pemikiran takfirinya.

��Contoh kebahagiaan dari kalangan manusia yg telah merasakan nikmatnya kebahagiaan hidup adalah Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah,  yg mengatakan bahwa aku dan surgaku dalam hatiku. Kemanapun aku pergi ia aku bawa. Ketika musuh2ku memenjarakan aku maka akupun tetap merasakan kebahagiaan krn Surga menyertaiku di dalam penjara. Aku bisa bermunajat kepada Allah..bisa menulis ilmu2 Allah..sungguh ini adalah kebahagiaan hidupku di dunia ini. Bagaimana dengan janji Allah akan kebahagiaan  orang2 yg beriman dibakhirat nanti.???

�� Sungguh Tauhid adalah asas dan pondasi kebahagiaan. Tauhidullah adalah sebab kesatuan umat di dunia ini. Bukan harta yg menyatukan kita. Sekiranya seluruh manusia menginfakkan seluruh apa yg ada di atas muka bumi ini tanpa tauhid..maka TIDAK AKAN PERNAH TERJADI persatuan umat di atas muka bumi ini. HATI ini telah Allah satukan dengan tauhid. Persaruaj lahir dan batin..bukan persatuan fisok saja tapi hatinya bercerao berai...sebagaimana yg  kita lihat  dalam firman Allah

تحسبهم جميعا وقلوبهم شتى

kalian mengira mereka itu bersatu tapi hati mereka tercerai berai.

Sungguh yg membuat kita bersatu adalaha ketauhidan kita kepada Allah.

��Allah menghendaki persatuan kita di atas tauhidullah. Persatuan hati kita di atas ilmu, amal dan dakwah tauhidullah sebagaimana para Nabi mendakwahkannya meskipun  jasad terpisah dan jarak yg terpisah jauh oleh waktu dan tempat tapi tauhid pada Robb kita adalah Allah, kitab kita adalah Al Qur'an dan nabi kita adalah Muhammad shallaallahuvalaihi wasallam.

��Kita menginginkan tauhid yg melahirkan ibadah kita kpd Allah. Allah akan menurunkan nikmat2Nya,nikmat keamanan dan kebahagiaan. Nikmat yg semua manusia mengejarnya..sebagaimana Allah berfirman dalam keamanan sebelumnya rasa tauhid..nikmat makan yg sebelumnya kelaparan. Sebabnya adalah beribadah kepada Allah. Lihatlah kehidupan para sahabat..generasi  yg terbaik dari umat ini..mereka untuk mendapatkan kebahagiaan mereka kembali kpd Allah dg ibadah dan kembali kpd Rosulullah sbg hakimnya. Mereka adalah suri teladan kita..dan mereka generasi yg telah mendapatkan kebahagiaan di dunia dan di akhiratnya.

فلا وربك لا يؤمنون حتى يحكموك فيما شجر بينهم ثم لا يجد في انفسهم حرجا مما قضيت ويسلموا تسليما

" Demi Allah,tidaklah mereka dikatakan beriman sehingga mereka menjadikanmu sebagai hakim terhadap apa yg terjadi di antara mereka dan mereka tidak mendapati rasa keberatan dalam diri mereka terhadap apa yg telah engkau putuskan dan mereka menerima sepenuh penerimaan."

�� Inilah hakikat Tauhid yg kita harapkan kepada Allah agar senantiasa memberikan kekuatan kpd kita untuk istiqomah di atas tauhid ini. Hanya kepada Allah juga kita berharap semoga negeri yg kita cintai ini Allah jaga dg keamanan, kedamaian dan kebahagiaan. Amin.

Tabligh Akbar Istiqlal Jakarta-16082015
abu islama.doc

-----------------------
�� Repost  Broadcast WA Dakwah Jalyat Unaiza_Indo

Beberapa Aturan & Qaidah di Zaman Fitnah

Beberapa Aturan & Qaidah di Zaman Fitnah

1. Jangan mengikuti perasaan, namun ikatlah perasaan itu dg syariat

2. Tatsabbut dlm menerima berita & tidak tergesa-gesa (dlm menyebarkannya)

3. Hati² dg kebodohan, & bersungguh²lah dlm menuntut ilmu & mempelajarinya

4. Ketika terjadi khilaf, tinggalkan anak² muda & lazimi orang² tua

5. Hati² dg segala perkara baru & tetaplah diatas sunnah

6. Jangan dekat² dg fitnah, menjauhlah darinya

7. Mencegah terjadinya fitnah lebih baik ketimbang menghilangkannya

8. Hati² dari tipu daya nafsu saat hendak mengambil fatwa, ambillah yg berkesesuaian dg dalil

9. Bila anda seorang yg awam, maka jg mengambil fatwa seenaknya saja, namun taqlidlah pada orang yg lebih berilmu

10. Hati² dg sikap plin-plan, & teguhlah diatas agama, di atas cahaya Al-Qur'an & As-Sunnah

11. Jg mendebat Nash (teks syariat) agar sesuai dg apa yg kau inginkan, tapi jadikan keinginanmu sesuai dg nash yg ada

12. Hati² dg perpecahan & pastikan selalu bersama jamaah (kaum muslimin)

13. Hati² dari sifat dzalim & dari sifat buruk. Hendaklah selalu bersama keadilan & orang² adil, bersama kebaikan & orang² baik

14. Jg mencari² fitnah & berlindunglah kepada Allah dari fitnah

15. Jangan tertipu dg keanggunan fitnah, tapi lihatlah hakekatnya dg bashirah seorang mukmin

16. Hati² dari sifat berlebihan & bersikaplah moderat

17. Hati² dari sifat durhaka & tunaikan segala hak

18. Hati² dari berfikir pendek, kenalilah yg benar beserta dalil & atsarnya.

(Prof.Dr.Sulaiman Ar-Ruhaily dalam Syarh Kitab Al-Fitan wa Asyraat As-saa'ah dr Shohih Muslim. Kaset ke24)

Ditulis oleh Ustadz Aan Candra Thalib حفظه الله تعالى

copas dari FB bali mengaji

Senin, 17 Agustus 2015

Engkau adalah Milik Harta, Jika ...

��BimbinganIslam.com
Sabtu, 30 Syawwal 1436 H / 15 Agustus 2015 M
�� Materi Tematik | Engkau adalah Milik Harta, Jika ...
�� Ustadz Firanda Andirja, MA
Link Download Audio :
https://drive.google.com/open?id=0B0Wy0LL4obxMVlc5Ti1OUzBfOVU
�� Video Source : https://www.youtube.com/watch?v=aqlgHzEFEFc
-----------------------------------
ENGKAU ADALAH MILIK HARTA, JIKA...

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله

Seorang penyair berkata:

أنت للمال إذا أمسكته، وإذا أنفقته فالمال لك

"Sesungguhnya engkau adalah milik harta jika engkau menahan harta tersebut. Dan harta menjadi milikmu tatkala engkau menginfakkan harta tersebut." (Al-Ahnāf bin Qais)

Dan ini benar, bahwasanya jika seorang dia mencari harta yang banyak, sementara tidak dia infaqkan maka sesungguhnya dialah milik harta.

Kenapa?
Karena dia bekerja keras untuk mencari harta tersebut, dia tunduk kepada harta tersebut sementara harta tersebut bukan miliknya.

Oleh karenanya, Rasulullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam pernah bersabda:

تَعِسَ عَبْدُ الدِّينَارِ وَ تَعِسَ عَبْدُ الدِّرْهَمِ

"Sungguh celaka penyembah dinar dan sungguh celaka penyembah dirham." (HR. Bukhāriy)

Di sana ada orang-orang yang benar-benar diperbudak oleh harta, dinar dan dirham. Waktunya habis untuk tunduk kepada dinar dan mencari harta tersebut.

Bahkan ibadahnya diatur oleh harta tersebut. Kapan hartanya mengatakan, "Tunda ibadahmu, tinggalkan ibadahmu." Maka demi harta dia akan tinggalkan dan tunda-tunda ibadahnya.

Maka benarlah sabda Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam:
"Sungguh celaka penyembah dinar dan sungguh celaka penyembah dirham."

Adapun jika harta tersebut kita ingin infaqkan dijalan Allāh Subhānahu wa Ta'āla maka sesungguhnya harta tersebut milik kita.

عَنْ أَبِي مَيْسَرَةَ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّهُمْ ذَبَحُوا شَاةً فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهم عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا بَقِيَ مِنْهَا قَالَتْ مَا بَقِيَ مِنْهَا إِلَّا كَتِفُهَا قَالَ بَقِيَ كُلُّهَا غَيْرَ كَتِفِهَا

Dalam suatu hadits tatkala disembelih seekor kambing kemudian Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam menyuruh istri-istri Nabi untuk membagikan (daging) kambing tersebut kepada orang lain. Maka setelah dibagikan (daging) kambing tersebut Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam bertanya kepada 'Aisyah radhiyallāhu Ta'āla 'anhā: "Wahai 'Aisyah, bagian mana dari kambing tersebut yang masih tersisa?"

Maka kata 'Aisyah: "Tidak ada yang tersisa kecuali hanya bagian pundak dari kambing."

Maka Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam mengatakan:
"Seluruh kambing tersisa kecuali pundak kami yang tidak tersisa."

(HR. Tirmidzi, dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani)

Tatkala 'Aisyah radhiyallāhu Ta'āla 'anhā menjelaskan kenyataan bahwasanya daging kambing semua sudah dibagikan tidak ada yang tersisa, yang belum dibagikan hanyalah bagian pundak kambing, maka Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam menjelaskan sebaliknya; justru yang telah dibagikan seluruhnya itulah yang tersisa.

Artinya apa? Tersisa di akhirat.

Itulah harta yang benar-benar milikmu, yang akan membangun istanamu di akhirat.

Adapun yang belum dibagi, itu yang tidak tersisa, karena itu tidak jadi milikmu.

Dan ini sesuai dengan sabda Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam:

يَتْبَعُ الْمَيِّتَ ثَلاَثَةٌ ، فَيَرْجِعُ اثْنَانِ وَيَبْقَى مَعَهُ وَاحِدٌ ، يَتْبَعُهُ أَهْلُهُ وَمَالُهُ وَعَمَلُهُ ، فَيَرْجِعُ أَهْلُهُ وَمَالُهُ ، وَيَبْقَى عَمَلُهُ

Ada 3 perkara yang mengikuti mayat tatkala mayat dikuburkan, yaitu keluarganya, hartanya dan amalannya. Maka yang 2 akan kembali yaitu keluarga dan hartanya. (HR. Bukhari no. 6514 dan Muslim no. 2960 dari shahābat Anas bin Mālik) 

Tatkala seseorang dikubur maka harta dan keluarganya (istri dan anak-anak) tidak akan ikut dikubur.

Akan tetapi yang tersisa ikut dikubur bersama adalah amalnya.

Tatkala harta tidak diinfaqkan dijalan Allāh Subhānahu wa Ta'āla atau tidak diinfaqkan sesuai yang diridhai Allāh Subhānahu wa Ta'āla maka harta tersebut tidak akan menjadi amal.

Tetapi saat harta tersebut diinfaqkan dijalan Allāh Subhānahu wa Ta'āla maka berubahlah status harta tersebut menjadi amalan shalih dan akan menyertai sang hamba dalam kuburnya.
Oleh karena itu, tatkala kita mencari harta, niatkanlah karena Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Tatkala kita mencari nafkah untuk anak istri, niatkanlah karena Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Tatkala kita mengumpulkan harta, niatkanlah bahwa harta tersebut akan kita gunakan sebagiannya untuk dijalan Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Karena saat kita mencari nafkah karena Allāh Subhānahu wa Ta'āla dan mengeluarkannya untuk Allāh Subhānahu wa Ta'āla maka harta tersebut akan menjadi amal shalih yang akan menemani kita di kubur dan akan membela kita tatkala di akhirat kelak.

Akan tetapi sebaliknya, jika ternyata harta tersebut tidak kita niatkan karena Allāh Subhānahu wa Ta'āla, kita gunakan hanya sekedar untuk berfoya-foya, tidak ada tujuan yang jelas, membangun rumah yang tinggi tanpa niat karena Allāh Subhānahu wa Ta'āla, kita kumpulkan harta, tanah, emas, dollar, rupiah yang banyak tapi bukan karena Allāh Subhānahu wa Ta'āla maka sesungguhnya harta yang kita kumpulkan tersebut akan menjadi bumerang dan memperberat hisab kita di akhirat kelak.

Allāh berfirman:
ثُمَّ لَتُسْأَلُنَّ يَوْمَئِذٍ عَنِ النَّعِيمِ

"Sesungguhnya kalian akan benar-benar ditanya oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla atas segala nikmat yang kalian rasakan." (At-Takātsur 8)

وبالله التوفيق
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
----------------------------------------------------
#BantuDakwahPapua

�� Fokus kegiatan :
1. Akuisisi Radio Swasta Untuk Dakwah.
2. Program Kaderisasi Da'i Pribumi.
3. Bina Pesantren.
4. Pembangunan Sarana Ibadah

Salurkan Sedekah dan Infaq anda melalui :
|  Rek. Bank Syariah Mandiri
|  No.Rek 7814500017
|  a.n. Cinta Sedekah [Infaq]

Untuk memudahkan pencatatan laporan donasi
Mohon setelah transfer konfirmasi
�� SMS ke : 0878-8145-8000

Format konfirmasi :
#BantuDakwahPapua#Nama#Domisili#Tanggal Transfer#Nominal#

⚠ Contoh:
#BantuDakwahPapua#Sarrah#Solo#31/8/2015#500Rb#

�� Jumlah donasi yang terkumpul sampai dengan tanggal 14 Agustus 2015 Pukul 13.00 WIB adalah Rp. 623.510.022

Kebutuhan dana untuk program
#BantuDakwahPapua Rp. 1,5 Milyar
〰〰〰〰〰〰〰〰
����������������

Haid, Nifās Dan Istihādah

�� BimbinganIslam.com
Jum'at, 29 Syawal 1436 / 14 Agustus 2015
�� Ustadz Fauzan ST, MA
�� Matan Abu Syuja' | Kitab Thahārah
�� Kajian 27 | Haid,  Nifās Dan Istihādah
⬇ Link Down load audio
https://drive.google.com/file/d/0B1e0BM9z9hzYemVoRzBsVXZEMnc/view?usp=docslist_api
~~~~~~~~~~~~~
MATAN KITAB:

(فصل) ويخرج من الفرج ثلاثة دماء دم الحيض والنفاس والاستحاضة فالحيض هو الدم الخارج من فرج المرأة على سبيل الصحة من غير سبب الولادة ولونه أسود محتدم لذاع والنفاس هو الدم الخارج عقب الولادة والاستحاضة هو الدم الخارج في غير أيام الحيض والنفاس وأقل الحيض يوم وليلة وأكثره خمسة عشر يوما وغالبه ست أو سبع وأقل النفاس لحظه وأكثره ستون يوما وغالبه أربعون وأقل الطهر بين الحيضتين خمسة عشر يوما ولا حد لأكثره وأقل زمن تحيض فيه المرأة تسع سنين وأقل الحمل ستة أشهر وأكثره أربع سنين وأقل الحمل ستة أشهر وأكثرها أربع سنين وغالبه تسعة أشهر.

DEFINISI DAN HUKUM HAID, NIFAS, ISTIHADAH

Ada 3 macam darah yang keluar dari kemaluan wanita: (a) darah haid, (b) darah nifas, (c) darah istihadlah.

Darah haid adalah darah yang keluar dari kemaluan perempuan dengan cara sehat bukan karena melahirkan. Dan warnanya kehitam-hitaman, terasa panas dan diikuti mual-mual pada perut.

Nifas adalah darah yang keluar setelah melahirkan.
Istihadlah adalah darah yang keluar di selain hari-hari haid dan nifas.

Paling sedikitnya darah haid adalah satu hari satu malam. Dan yang paling banyak adalah 15 hari. Umumnya 6 (enam) atau 7 (tujuh) hari.
Paling sedikitnya nifas adalah sebentar dan paling banyak 60 hari dan umumnya 40 hari.
Paling sedikitnya masa suci di antara dua masa haid adalah 15 hari. Dan tidak ada batas untuk paling banyaknya.

Usia minimal wanita haid adalah 9 (sembilan) tahun. Paling sedikitnya usia kehamilan 6 bulan. Paling panjang kehamilan 4 tahun. Umumnya masa hamil adalah 9 bulan.
➖➖➖➖➖➖➖
بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله و بعد

Para Sahabat Bimbingan Islam yang dirahmati Allāh Subhānahu wa Ta'āla, pada halaqah yang ke-27 ini kita akan lanjutkan pelajaran thahārah dalam Kitab Matan Abū Syujā'.

قال المصنف:
((ويخرج من الفرج ثلاثة دماء دم الحيض والنفاس والاستحاضة))

((Dan dari kemaluan wanita keluar 3 macam darah: ⑴ darah haidh, ⑵ darah nifas dan ⑶ darah istihādhah.))

Ketiga darah ini adalah darah yang biasa keluar dari kemaluan seorang wanita.

• HAIDH •

قال المصنف:
((فالحيض هو الدم الخارج من فرج المرأة على سبيل الصحة من غير سبب الولادة ولونه أسود محتدم لذاع))

((Dan darah haidh adalah darah yang keluar dari kemaluan seorang wanita dalam keadaan sehat dan bukan disebabkan karena kelahiran. Warna darah tersebut hitam matang (maksudnya adalah merah kehitaman).))

Haidh adalah proses peluruhan dinding rahim. Dan secara umum memiliki siklus yang tetap pada seorang wanita. Dan ciri-ciri haidh yang normal dapat dilihat secara umum dari warna, tekstur maupun baunya.

√ Darah haidh berwarna merah matang
√ Bertekstur kental
√ Lebih bau dibandingkan darah biasa

Para Sahabat sekalian,

• Bagaimana penentuan masa haidh?

Dia dapat dilakukan oleh 2 hal;
⑴ Dengan adat kebiasaan yang terjadi pada seorang wanita pada tanggal tertentu, siklus tertentu atau kebiasaan yang biasa terjadi setiap bulannya.
⑵ Dengan tamyiz (membedakan) darah yang keluar. Jika memiliki ciri-ciri haidh maka dia adalah darah haidh.

• Bagaimana cara menentukan selesainya masa haidh?

Dapat diketahui dengan 2 cara:
⑴ Dengan keluarnya cairan putih dari kemaluannya di akhir masa haidhnya, masa adat kebiasaannya.
⑵ Dengan kekeringan.
Maksudnya dengan melihat kemaluannya sudah kering atau belum. Yaitu dengan cara menggunakan kain katun atau yang semisalnya, kemudian dimasukkan ke dalam kemaluannya, jika tetap kering maka dia telah suci.

• DARAH NIFAS •

قال المصنف:
((والنفاس هو الدم الخارج عقب الولادة))

((Dan darah nifas adalah darah yang keluar disebabkan proses persalinan.))

Walaupun yang keluar masih berbentuk gumpalan daging (mudghah) atau gumpalan darah ('alaqah), baik dalam keadaan hidup atau dalam keadaan meninggal dunia, baik yang keluar itu sempurna & lengkap ataupun yang keluar tidak sempurna atau hanya bagian tertentu saja, maka dia masuk ke dalam hukum nifas. Karena nifas secara bahasa artinya al-wilādah (persalinan).

Dan pernah disinggung pada pertemuan sebelumnya tentang khilaf para ulama: Kapan masuk ke dalam masa nifas, kapan darah tersebut disebut darah nifas, apakah sebelum kelahiran, atau masa kelahiran ataukah setelah kelahiran.

• ISTIHĀDHAH •

قال المصنف
((والاستحاضة هو الدم الخارج في غير أيام الحيض والنفاس))

((Dan istihādhah adalah darah yang keluar dari kemaluan wanita, bukan pada masa haidh dan juga bukan pada masa nifas. Dan darah istihādhah, dia memiliki sifat dan ciri seperti darah biasa (berwarna merah segar, encer dan tidak berbau).))

Dan untuk darah istihādhah tidak ada batasan waktu. Darah istihādhah memiliki hukum sama seperti darah biasa. Oleh karena itu, orang yang keluar darah istihādhah dia hukumnya sama seperti orang biasa, dia tetap wajib shalat, puasa dan boleh berhubungan dengan suaminya.

Hukumnya orang yang terkena darah istihādhah sama seperti hukumnya orang yang suci. Hal ini berdasarkan hadits 'Āisyah radhiyallāhu Ta'āla 'anhā tentang Fāthimah bintu Abi Hubaisy yang diriwayatkan oleh Imām Bukhāriy dan Muslim. Beliau berkata:

قالت :يا رسول الله إني أستحاض فلا أطهر ، أفأدع الصلاة ؟ فقال : لا ، إنما ذلك عرق ، وليس بالحيضة ، فإذا أقبلت الحيضة فاتركي الصلاة ، فإذا ذهب قدرها فاغسلي عنك الدم وصلي .

Beliau bertanya: "Yā Rasūlullāh, saya seorang wanita yang mengalami istihādhah (keluar darah secara terus menerus) sehingga saya tidak bisa bersuci. Haruskah saya meninggalkan shalat?" Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam pun menjawab: "Tidak, sesungguhnya darah itu berasal dari urat. Apabila datang haidh maka tinggalkanlah shalat. Dan jika sudah habis ukuran waktunya maka cucilah darah tersebut dan shalatlah."

Penjelasan berikutnya dalam Matan Abū Syujā' adalah mengenai:

• Durasi/masa/waktu dari masing-masing darah tersebut.

قال المصنف:
((وأقل الحيض يوم وليلة))

((Dan masa yang paling sedikit dari haidh adalah 1 hari 1 malam.))

Hal ini berdasarkan pengamatan ataupun kejadian di lapangan dan juga berdasarkan hadits 'Ali radhiyallāhu Ta'āla 'anhu yang diriwayatkan oleh Imām Bukhāriy.

((وأكثره خمسة عشر يوما))

((Dan masa haidh yang paling banyak adalah 15 hari.))

Dan ini pula berdasarkan istiqrā (pengamatan) dan kejadian di lapangan dan juga berdasarkan hadits 'Ali radhiyallāhu Ta'āla 'anhu, beliau mengatakan:

ما زاد على خمسة عشر فهو استحاضة

"Apa yang lebih dari 15 hari maka dia adalah istihādhah." (HR. Bukhāriy secara mu'allaq)

قال المصنف:
((وغالبه ست أو سبع))

((Dan secara umum/kebanyakan adalah 6 hari atau 7 hari.))

Hal ini berdasarkan hadits Hamnah bintu Jahsy, Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam bersabda:

تحيضي في علم الله ستا أو سبعا كما تحييض النسآء و يطهرن

"Ambillah masa haidh berdasarkan ilmu Allāh Subhānahu wa Ta'āla sebanyak 6 atau 7 hari sebagaimana para wanita haidh dan bersuci." (HR. Ash-hābus Sunān)

قال المصنف:
((وأقل النفاس لحظه وأكثره ستون يوما))

((Dan masa nifas yang paling sedikit/pendek adalah sesaat atau tidak ada batasannya dan paling banyak adalah 60 hari.))

Dalilnya berdasarkan istaqrā (pengamatan) dan kejadian yang terjadi di lapangan.

قال المصنف:
((وغالبه أربعون))

((Dan secara umum adalah 40 hari.))

Dalilnya adalah berdasarkan hadits dari Ummu Salamah, beliau mengatakan:

كانت النفساء تجلس على عهد رسول الله صلى الله عليه وسلم أربعين يوما و أربعين ليلة

"Para wanita yang nifas di zaman Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam mereka mereka duduk (yaitu tidak shalat) selama 40 hari dan 40 malam." (HR. Abū Dāwud dan Tirmidzi dan diperselisihkan derajat hasannya, akan tetapi Syaikh Al-Albāniy menshahihkannya)

Apabila seorang wanita yang mengalami nifas kemudian darahnya berhenti maka dia wajib untuk bersuci dengan mandi besar walaupun belum sampai 40 hari, walaupun baru 1 minggu atau kurang dari itu.

قال المصنف:
((وأقل الطهر بين الحيضتين خمسة عشر يوما ولا حد لأكثره))

((Masa suci antara 2 haidh adalah paling sedikit 15 hari. Dan masa suci yang paling banyak tidak ada batasannya.))

Hal ini berdasarkan istiqrā (penelitian) atau pengamatan di lapangan bahwa ada seorang wanita yang masa sucinya hanya 15 hari dan ada seorang wanita yang haidhnya hanya sekali dalam setahun, artinya masa sucinya cukup panjang.

قال المصنف:
((وأقل زمن تحيض فيه المرأة تسع سنين))

((Dan umur yang paling kecil bagi seorang wanita untuk mengalami haidh adalah 9 tahun.))

Hal ini berdasarkan istiqrā (pengamatan/penelitian) dan kejadian yang terjadi di lapangan.

قال المصنف:
((وأقل الحمل ستة أشهر وأكثره أربع سنين وأقل الحمل ستة أشهر وأكثرها أربع سنين وغالبه تسعة أشهر))

((Masa kehamilan yang paling pendek normal adalah 6 bulan. Dan masa kehamilan yang paling panjang yang pernah ada yaitu 4 tahun. Dan secara umum, masa kehamilan seorang wanita adalah selama 9 bulan.))

Dalil masa hamil yang terpendek yaitu 6 bulan adalah firman Allāh Subhānahu wa Ta'āla:

وَحَمْلُهُ وَفِصَالُهُ ثَلَاثُونَ شَهْرًا ۚ 

"Dan masa mengandung dan masa menyusui adalah 30 bulan." (Al-Ahqāf 15)

Disini Allāh menggabungkan 2 masa, totalnya adalah 30 bulan.

Kemudian firman Allāh Ta'āla di ayat yang lain:

وَفِصَاله فِي عَامَيْنِ

"Dan masa menyusui selama 2 tahun." (Luqmān 14)

2 tahun = 24 bulan, artinya masa hamil minimal = 30 bulan dikurangi 24 bulan yaitu 6 bulan.

Sedangkan dalil yang lainnya adalah berdasarkan istiqrā (pengamatan) dan kejadian yang ada.

Demikian yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini. Dan kita cukupkan.

وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه وسلم
وآخر دعونا عن الحمد لله رب العلمين
والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

----------------------------------------------------
#BantuDakwahPapua

�� Fokus kegiatan :
1. Akuisisi Radio Swasta Untuk Dakwah.
2. Program Kaderisasi Da'i Pribumi.
3. Bina Pesantren.
4. Pembangunan Sarana Ibadah

Salurkan Sedekah dan Infaq anda melalui :
|  Rek. Bank Syariah Mandiri
|  No.Rek 7814500017
|  a.n. Cinta Sedekah [Infaq]

Untuk memudahkan pencatatan laporan donasi
Mohon setelah transfer konfirmasi
�� SMS ke : 0878-8145-8000

Format konfirmasi :
#BantuDakwahPapua#Nama#Domisili#Tanggal Transfer#Nominal#

⚠ Contoh:
#BantuDakwahPapua#Sarrah#Solo#31/8/2015#500Rb#

�� Jumlah donasi yang terkumpul sampai dengan tanggal 14 Agustus 2015 Pukul 13.00 WIB adalah Rp. 623.510.022

Kebutuhan dana untuk program
#BantuDakwahPapua Rp. 1,5 Milyar
〰〰〰〰〰〰〰〰
����������������

Tanda-Tanda Hari Kiamat Yang Belum Terjadi

�� BimbinganIslam.com
Kamis, 28 Syawwal 1436 H /13 Agustus 2015 M
�� Ustadz Abdullāh Roy, MA
�� Silsilah Beriman Kepada Hari Akhir
�� Halaqah 13 | Tanda-Tanda Hari Kiamat Yang Belum Terjadi
⬇️ Link Download
https://drive.google.com/open?id=0B0Wy0LL4obxMUldvc1JBRmU2VkE
➖➖➖➖➖➖➖➖➖

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله و على آله وصحبه أجمعين

Halaqah yang ke-13 dari Silsilah Beriman Kepada Hari Akhir adalah tentang tanda-tanda dekatnya hari kiamat yang belum terjadi.

Di antaranya adalah keluarnya Imam Mahdi. Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam bersabda :

لَوْ لَمْ يَبْقَ مِنَ الدُّنْيَا إِلاَّ يَوْمٌ لَطَوَّلَ اللهُ ذَلِكَ اليَوْمَ حَتىَّ يَبْعَثَ فِيْهِ رَجُلاً مِنِّي – أَوْ مِنْ أَهْلِ بَيْتِي يُوَاطِئُ اسْمُهُ اسْمِي وَاسْمُ أَبِيْهِ اسْمَ أَبِى. يَمْلأُ اْلأَرْضَ قِسْطًا وَعَدْلاً كَمَا مُلِئَتْ ظُلْمًا وَجَوْرًا

"Seandainya tidak tersisa dunia ini kecuali satu hari saja niscaya Allāh Subhānahu wa Ta'āla akan memanjangkan hari tersebut sehingga Allāh mengutus seseorang yang berasal dari keluargaku yang namanya sama dengan namaku dan nama bapaknya sama dengan nama bapakku. Dia akan memenuhi bumi dengan keadilan setelah sebelumnya dipenuhi dengan kezhaliman." (Hadits hasan shahih riwayat Abu Dāwud rahimahullāh).

Dalam hadits yang lain Beliau Shallallāhu 'Alayhi wa Sallam mengatakan :

الْمَهْدِيُّ مِنِّي، أَجْلَى الْجَبْهَةِ أَقْنَى اْلأَنْفِ، يَمْلَأُ اْلأَرْضَ قِسْطًا وَعَدْلاً كَمَا مُلِئَتْ جَوْرًا وَظُلْمًا وَ يَمْلِكُ سَبْعَ سِنِيْنَ

"Al-Mahdi adalah dari keluargaku. Luas dahinya, mancung hidungnya, akan memenuhi bumi dengan keadilan setelah bumi ini penuh dengan kezhaliman dan akan berkuasa selama tujuh tahun" (Hadits hasan  riwayat Abu Dāwud rahimahullāh).

Dan hadits-hadits yang shahih tentang keluarnya Iman Mahdi mutawatir makna diriwayatkan oleh 26 sahabat Nabi Shallallāhu 'Alayhi wa Sallam.

Kewajiban seorang muslim adalah beriman dengan seyakin-yakinnya dengan keluarnya Imam Mahdi tersebut, sebagaimana disifatkan dalam hadits-hadits yang shahih.

Dan waspadalah dengan orang-orang yang mengaku sebagai Imam Mahdi atau diyakini pengikutnya sebagai Imam Mahdi.

✔Imam Mahdi bukanlah yang sembunyi di gua selama lebih dari 1000 tahun.
✔Beliau akan muncul kelak sebelum datangnya Dajjāl dan sebelum turunnya Nabi 'Īsa 'alayhissalām.
✔Beliau adalah imam yang shālih yang muncul di tengah-tengah manusia, menegakkan amar ma'ruf dan nahi munkar.

Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini. Dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya.

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Saudaramu,
'Abdullāh Roy di kota Al-Madīnah

Ditranskrip oleh
Tim Transkrip BiAS
➖➖➖➖➖➖➖➖➖

MENJADI HAMBA YANG MERDEKA

MENJADI HAMBA YANG MERDEKA

Dikisahkan bahwa seseorang pernah meminta nasehat kepada imam Syafi’i. Imam Syafi’i menjawab,
إن الله خلقك حرًّا؛ فكن كما خلقك!
“Allah telah menciptakanmu sebagai orang merdeka, maka jadilah sebagaimana Dia telah menciptakanmu”
(Manaqib As Syafi’i karya Imam Al Baihaqi: 2/197)

Catt:
Kemerdekaan yang dimaksudkan imam Syafi’i diatas tentunya bukan kemerdekaan dalam makna yang difahami oleh sebagian orang, yaitu kebebasan tanpa batas serta jauh dari aturan-aturan syariat.
Kemerdekaan yang di maksud adalah kemerdekaan diri penjajahan hawa nafsu, dari penyembahan kepada selain Allah serta ketundukan pada selain Allah.
Hamba yang merdeka adalah hamba yang menghadapkan wajahnya kepada Allah semata. Kemerdekaan inilah yang akan membawa jiwa dan raganya kepada makna yang digariskan Allah dalam firman-Nya:
“إياك نعبد و إياك نستعين”
“Hanya kepada-Mu Kami menyembah dan hanya kepada-Mu kami memohon pertolongan” (410)

Iya.. Hanya mengabdi kepada Allah bukan kepada yang lain.
Selamanya... Hingga datang sesuatu yang diyakini.
وَاعْبُدْ رَبَّكَ حَتَّى يَأْتِيَكَ الْيَقِينُ
“dan sembahlah Rabbmu sampai datang kepadamu yang diyakini (kematian).” [QS Al Hijr: 99]
_______________

Repost: Bumi Allah 17 Agustus 2015 M
ACT El-Gharantaly

✒Oleh Al-Ustâdz Aan Chandra Thalib El-Gharantaly Hafizhahullâh
♻Melalui Al-Akh Wiwit Hardi P. Hafizhahullâh
��BBM Broadcast Al-Akh Wiwit Hardi P. Hafizhahullâh
��www.omah-muslim.com || @wiwithp

♻Republished by MRA Al-Jafari Al-Alabi
��Grup WA Dakwah Islam

Share yuk semoga teman anda mendapat faidah ilmu dari yang anda bagikan dan menjadi pembuka pintu amal kebaikan bagi anda. َآمِينَ يَا رَبَّ الْعَالَمِين.

#DakwahSunnah
#SyiahBukanIslam
#IndonesiaBertauhid
_________________
Mau Mendapatkan Jadwal Kajian?
- SMS : Daftar - Info Kajian - Nama ke 0823 511 87 227
- WA : Daftar - Info Kajian - Nama  ke 0853 888 48 444
- BBM : PIN:2ACB819B PIN:54B88326
- FB : Like DakwahSunnah.com & Follow Ahmad Zainuddin
- TW : @Ahmadzainuddins @dsunnah
- IG :  DakwahSunnah
- G+ : DakwahSunnah

BERPIKIR POSITIF BANTU JAGA KESEHATAN

BERPIKIR POSITIF BANTU JAGA KESEHATAN

Apakah Anda seorang pemikir positif? Jika jawabannya adalah ya, maka Anda akan memiliki umur yang panjang dari pada orang yang selalu berpikiran negatif.

Selain itu berpikir positif dalam hidup juga bisa membuat kesehatan Anda menjadi baik. Menurut profesional medis, hidup tanpa stres dapat memberikan Anda umur panjang.

Berikut 5 manfaat jika Anda selalu berpikir positif seperti dilansir dari Boldsky.

Keputusan bijaksana
Berpikir positif selalu membantu dalam mengontrol emosi Anda, sehingga dapat menangani masalah degan baik. Salah satu dari 5 hal positif dalam hidup ini bisa membantu kesehatan menjadi baik. Ini juga bisa dimasukkan karena kita harus berurusan dengan banyak masalah dalam kehidupan.

Kebiasaan yang Baik
Dengan pikiran positif Anda juga dapat menghilangkan kebiasaan buruk dalam hidup. Kebiasaan buruk seperti merokok, minum alkohol, mengambil obat dan makan berlebihan dapat dihindari. Dengan demikian, Anda mungkin memiliki kehidupan yang baik dan sehat, sehingga bisa hidup lebih lama.

Menoleransi rasa nyeri
Dengan rasa pesimis, mungkin Anda akan merasakan sakit yang lebih kuat. Tapi, dengan berpikir positif dapat membantu Anda mentolelir dari rasa sakit itu.

Jika Anda positif jadi lebih sehat
Anda cenderung melakukan banyak hal yang bisa membuat bahagia dan sehat. Berpikir Positif memberikan keinginan yang kuat untuk melakukan olahraga teratur dan makan makanan sehat.

Hubungan baik
Dengan berpikir positif, Anda juga dapat memiliki hubungan yang baik dengan keluarga dan teman-teman. Menjadi positif akan membantu Anda membentuk hubungan yang kuat.

‪#‎RZInspirasi‬ ‪#‎SHaringHappiness‬

Tauhid Jalan Kebahagiaan

�� Tauhid Jalan Kebahagiaan dan Keberkahan Dunia dan Akhirat
��Syekh Ali Hasan Al Halabi
Masjid Istiqlal

Saudaraku..
��Indonesia adalah Negeri kebanggaan kita semua..mayoritas penduduknya muslim..negeri yang telah dikenal kelembutannya
.keramahannya..sejak Islam pertama kali masuk ke Indonesia

��Di antara taufiq Allah ta'ala..Tabligh kali ini berbarengan dengan hari kemerdekaan Indonesia..kita mengetahuinya dalam sejarah negeri ini,kemerdekaan yang telah dicapai dari penjajahan Belanda dan Jepang 3 abad lebih...semua ini atas taqdir Allah ta'ala.

��Di antara bentuk kesyukuran atas nikmat kemerdekaan ini adalah kemerdekaan setiap kita bisa beribadah hanya kepada Allah ta'ala. Kemerdekaan yg sebenarnya adalah memerdekaan diri dari penghambaan diri kepada manusi menuju penghambaan diri hanya kepada Allah ta'ala. Itulah Tauhidullah

��Tauhid inilah yang akan membawa sebuah negeri menuju kedamaian,keamanan, dan kebahagiaan di dunia ini dan kelak di Akhirat. Sebagaimana Allah berfirman..
والذين امنوا ولم يلبسوا ايمانهم بظلم اولئك لهم الأمن وهم يهتدون
"Dan orang2 yg beriman yg tidak mencampurkan keimanan dengan kesyirikan mereka akan mendapatkan keamanan dan mereka adalah orang2 yg mendapat petunjuk.."

��Siapa orang2 yg beriman? Sejatinya adalah orang2 yg mengetahui perintah Allah dan larangan2nya..dengan pengakuan lisannya,meyakini dengan hatinya dan mengamalkannya dwngan anggota badannya...inilah manhaj ahlussunnah wal jamaah

�� ketika kita memahami kalimat tauhid adalah nafyi dan itsbat لا اله الا الله maka maknanya adalah tidak ada ilah yg berhak diibadahi dengan sebenarnya kecuali Allah. Begitupun ayat di atas
والذين امنوا....ini adalah itsbat sedangkan ولم يلبسوا ايمانهم  adalah kalimat nafyi..
Begitulah kita menetapkan tauhid kita bahwa tidak ada ilah yg berhak disembah..diibadahi dengan sebenarnya kecuali Allah ta'ala dan selainNya adalah bathil.

��Seorang sahabat setelah mendengar ayat di atas mengatakan ya Rosulullah..siapa di antara kita yg tidak mendzalimi diri sendiri..lalu Rosulullah mengatakan yg dimaksud kedzaliman itu adalah ksyirikan yang besar. Bukannya Allah berfirman :ان الشرك لظلم عظيم seaungguhnya kesyirikan itu adalah kedzaliman yang paling besar.

��Kesyirikan adalah kedzaliman yang paling besar. Orang2 kafir adalah orang2 yg paling besar melakukan kedzaliman. Ibadah yg sejati hanya kepada Allah. اياك نعبد...hanya kepada Engkau kami beribadah...

��Sesungguhnya kebahagiaan yg besar akan didapati oleh orang2 yg mentauhidkan Allah kepada Allah...kepada orang2 yg me dakwahkan tauhid ini kpd manusia..قل هذه سبيلي ادعو الى الله ini adalah jalanku..aku berdakwah kepada Allah..
Mengajak manusia kepada Allah adalah jalan menuju kebahagiaan yg benar. Siapa yg paling bahagia ? Allah menyebutkan mereka adalah orang2 yg Allah telah memberikan kpd mereka nikmat  اولئك مع الذين انعم الله عليهم من النبيين والصديقين والشهداء والصالحين ..mereka akan bersama orang2 yg Allah telah berikan nikmat kepada mereka dari para Nabi..para shiddiqin..para syuhada..dan orang2 sholeh.. NIKMAT apa? Nikmat tauhid..nikmat beribadah kepada Allah semata...

��Inilah kedzaliman yg maksudnya adalah kesyirikan. Rosulullah menjelaskan bahwa kesyirikan umat ini lebih lembut dari jalannya semut...kesyirikan bisa terjadi pada individu2 yg sedikit ataupun banyak. Dari sini pula keayirikan ada dua syirik besar dan syirik kecil. Syirik besar tidak bisa terhapus kecuali dengan taubat nashuha..taubat yg sebenarnya..meninggalkan ajakan2 syaitan..krn jika tidak bertaubat dari syirik besar maka tidak akan diampuni Allah ta'ala.ان الله لا يغفر ان يشرك به ..sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni orang2 yg menyekutukan Allah sekecil apapun..dan inilah Tauhid yg telah Rosulullah tinggalkan kepada kita..agama Islam dan Tauhid ditinggalkan kpd kita dalam keadaan putih bersih dan tidak ada yg menyimpangnya kecuali akan binasa.

��Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah mengatakan..ahlussunnah adalah orang2 yg lebih tau ttg kebenaran، lebih sayang kpd makhlukNya dan yg paling lembut hatinya اعرف الناس بالحق وارحم بالخلق وارق قلوبا. Untuk itulah dakwahkan tauhid dengan hati yg lembut kpd kaum muslimin..sebagai bentukbkasih sayang kita kpd mereka, smg Allah memberikan petunjuk dan hidayah kpd mereka setelah mereka dalam keadaan sesat.. Syirik besar dapat mengeluarkan pelakunya dari Islam.

�� Sesungguhnya yg paling agung dalam mewujudkan nilai2 tauhid adalah dengan mengajarkannya kpd manusia..meminta hanya kepada Allah..meminta pertolongan hanya kepada Allah..berdoa hanya kpd Allah..Ijilah yg diajarkan oleh Rosulullah kepada para sahabat yg masih yunior..sahabatnya yg masih kecil..اني اعلمك كلمات احفظ الله يحفظك احفظ الله تجده تجاهك. واذا سألت فاسئل الله واذا استعنت فاستعن بالله aku akan ajarkan kepadamu bberapa kalimat..jagalah Allah maka Allah akan menjagamu. Jagalah Allah maka engkau akan mendapatiNya dihadapanmu. Jika engkau minta,mintalah hanya kepada Allah dan jika engkau minta pertolongan mk mintalah pertolongan hanya kepada Allah..." krn banyak di antara kita mengaku mentauhidkan Allah tapi masih banyak yg minta kepada selain Allah..bersumpah kpd selain Allah..meminta pertolongan tidak kpd Allah...bahkan yg lebih musris adalah mereka mengagungkan selain Allah lbh besar pengagungannya kpd Allah..mengagungkan wali secara berlebihan dg sifat yg tidak layak disandang olehnya..kita eemua adalah wali2 Allah..yaitu yg beriman kepada Allah dan beramal sholeh.

�� Masalah yg ke 2 yg penting bagi kita adalah  Siapa yg boleh menetapkan bhw seseorang adalah Kafir.?jawabannya adalah para ulama yg robbani dan para hakim penguasa yg berhak menetapkan si fulan kafir..si fulan kafir...maka berhati2lah dlm masalah ini.

�� Tidak boleh dilakukan oleh kita selamanya..adalah memberikan ruang kpd orang2 yg akan merusak agama tauhid ini...yg mengkafirkan sahabat dan khalifah Abu Bakar..yg mencela Aisyah Ummul mukminin...orang2 yg banyak mencela al Qur'an..sehingga dari sikap mereka kita tahu tth mereka yg nabinya bukan Nabi kita..kitabnya bukan kitab kita ..Tuhannya bukan Tuhan kita Allah jalla jalaluhu...mereka akan merusak negeri ini..lihatlah apa yg terjadi di negeri2 arab..di yaman..Suria dan Irak  dan lainnya karena mereka yg merusaknya..mereka yg telah merusak itu semu..mereka adalah berkulit domba tapi berperangai serigala.

��Apakah ada kebahagiaan tanpa keamanan? negeri ini akan bahagia ketika mewujudkan keimanan di negeri ini. Keimanan yg dasarnya adalah Tauhidullah. TAUHID adalah pintu keamanan. KEAMANAN adalah pintu kedamaian dan kebahagiaan. Waspadailah orang2 yg akan merusak keamanan di negeri ini!!! Setiap kita dituntut untuk menghalau jauh2 pemikiran yg berisi kesyirikan dan pengkafiran sesama umat...waspadalah terhadap Syi'ah dg pemikiran tasyayyu'nya dan waspadalah kaum Khawarij dengan pemikiran takfirinya.

��Contoh kebahagiaan dari kalangan manusia yg telah merasakan nikmatnya kebahagiaan hidup adalah Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah,  yg mengatakan bahwa aku dan surgaku dalam hatiku. Kemanapun aku pergi ia aku bawa. Ketika musuh2ku memenjarakan aku maka akupun tetap merasakan kebahagiaan krn Surga menyertaiku di dalam penjara. Aku bisa bermunajat kepada Allah..bisa menulis ilmu2 Allah..sungguh ini adalah kebahagiaan hidupku di dunia ini. Bagaimana dengan janji Allah akan kebahagiaan  orang2 yg beriman dibakhirat nanti.???

�� Sungguh Tauhid adalah asas dan pondasi kebahagiaan. Tauhidullah adalah sebab kesatuan umat di dunia ini. Bukan harta yg menyatukan kita. Sekiranya seluruh manusia menginfakkan seluruh apa yg ada di atas muka bumi ini tanpa tauhid..maka TIDAK AKAN PERNAH TERJADI persatuan umat di atas muka bumi ini. HATI ini telah Allah satukan dengan tauhid. Persaruaj lahir dan batin..bukan persatuan fisok saja tapi hatinya bercerao berai...sebagaimana yg  kita lihat  dalam firman Allah تحسبهم جميعا وقلوبهم شتى kalian mengira mereka itu bersatu tapi hati mereka tercerai berai. Sungguh yg membuat kita bersatu adalaha ketauhidan kita kepada Allah.

��Allah menghendaki persatuan kita di atas tauhidullah. Persatuan hati kita di atas ilmu, amal dan dakwah tauhidullah sebagaimana para Nabi mendakwahkannya meskipun  jasad terpisah dan jarak yg terpisah jauh oleh waktu dan tempat tapi tauhid pada Robb kita adalah Allah, kitab kuta adalah Al Qur'an dan nabi kita adalah Muhammad shallaallahuvalaihi wasallam.

��Kita menginginkan tauhid yg melahirkan ibadah kita kpd Allah. Allah akan menurunkan nikmat2Nya,nikmat keamanan dan kebahagiaan. Nikmat yg semua manusia mengejarnya..sebagaimana Allah berfirman dalam keamanan sebelumnya rasa tauhid..nikmat makan yg sebelumnya kelaparan. Sebabnya adalah beribadah kepada Allah. Lihatlah kehidupan para sahabat..generasi  yg terbaik dari umat ini..mereka untuk mendapatkan kebahagiaan mereka kembali kpd Allah dg ibadah dan kembali kpd Rosulullah sbg hakimnya. Mereka adalah suri teladan kita..dan mereka generasi yg telah mendapatkan kebahagiaan di dunia dan di akhiratnya. فلا وربك لا يؤمنون حتى يحكموك فيما شجر بينهم ثم لا يجد في انفسهم حرجا مما قضيت ويسلموا تسليما
" Demi Allah,tidaklah mereka dikatakan beriman sehingga mereka menjadikanmu sebagai hakim terhadap apa yg terjadi di antara mereka dan mereka tidak mendapati rasa keberatan dalam diri mereka terhadap apa yg telah engkau putuskan dan mereka menerima sepenuh penerimaan."

�� Inilah hakikat Tauhid yg kita harapkan kepada Allah agar senantiasa memberikan kekuatan kpd kita untuk istiqomah di atas tauhid ini. Hanya kepada Allah juga kita berharap semoga negeri yg kita cintai ini Allah jaga dg keamanan, kedamaian dan kebahagiaan. Amin.

Tabligh Akbar Istiqlal Jakarta-16082015
abu islama.doc

SEKELUMIT FAWÂ'ID DAN NASEHAT SYAIKH ABDULLÂH BIN UMAR AD-DUMAIJÎ -HAFIZHAHULLÂHU-

SEKELUMIT FAWÂ'ID DAN NASEHAT SYAIKH ABDULLÂH BIN UMAR AD-DUMAIJÎ -HAFIZHAHULLÂHU-  SELAMA DAURAH DAN SAFARI DAKWAH DI INDONESIA.

1⃣ Menuntut ilmu agama adalah amal shalih paling agung yang patut mendapat perhatian besar dari waktu dan umur kita.

2⃣ Menuntut ilmu agama adalah bentuk taqarrub (ibadah) paling agung terlebih di akhir zaman ini, dimana ilmu agama mulai langka dan kebodohan merajalela.
Imam Nawawi berkata, "Tidak masuk akal seorang mempunyai peluang mencari ilmu namun tidak mau mencarinya."

3⃣ Ilmu adalah bahan pokok bagi kehidupan hati, sedangkan hati bagaikan raja untuk tubuh. Bila hati tersebut baik maka baiklah seluruh tubuh dan bila hati rusak maka rusaklah semuanya.

4⃣ Mencari ilmu adalah jalan pintas menuju surga karena Rasulullah bersabda, "barangsiapa yang mencari jalan untuk menuntut ilmu maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju ke surga.
Mu'âdz bin Jabal berkata," Carilah ilmu agama, karena mencarinya dengan ikhlas adalah ibadah, mengingat ilmu adalah tasbih, mengupasnya adalah jihad dan mengajarkan kepada orang lain adalah sedekah. Dengan ilmu kita mengenal Allah dan mentauhidkan-Nya."

5⃣ Mencari ilmu agama adalah tanda bahwa orang tersebut diinginkan kebaikan oleh Allah, karena Rasulullah bersabda, "barangsiapa yang diinginkan oleh Allah kebaikan maka akan dipahamkan tentang agamanya."

6⃣ Ilmu termasuk salah satu amal shalih yang pahalanya tetap mengalir setelah meninggal dunia. Jadi andaikata kita mengajarkan satu huruf dari kitabullah maka pahala orang yang kita ajarkan kepadanya kitabullah mengalir kepada kita.

7⃣ Ilmu agama satu-satunya cara untuk menanggulangi perpecahan umat dan pelanggaran di masyarakat. Karena penyimpangan terpicu oleh tiga perkara;

✔ Syubhat, obatnya adalah ilmu.
✔ Keraguan, obatnya juga ilmu.
✔ Syahwat, obatnya juga sabar yang berdasarkan ilmu.

8⃣ Ilmu agama adalah warisan Rasulullah. Pernah suatu ketika Abu Hurairah mendapati umat manusia merasa berat mencari ilmu, maka beliau berkata kepada mereka, "mari datang ke masjid Nabi, karena warisan Nabi akan dibagi-bagikan." Setelah sampai ke masjid mereka tidak menemukan kecuali kajian Ibnu Abbâs, Ibnu Mas'ûd, dan lainnya. Kata Abu Hurayroh, "inilah harta waris nabi ambillah."

9⃣ Ilmu terbagi menjadi lima;
✅ Ilmu yang merupakan sumber hidupnya agama yaitu tauhid.
✅ Ilmu ibarat makanan pokok agama, yaitu ilmu tentang hukum dan pengkajian kandungan AlQuran dan as-Sunnah.
✅ Ilmu ibarat obat agama, yaitu fatwa para ulama.
✅ Ilmu ibarat racun agama yaitu ilmu filsafat dan ilmu kalam.
✅ Ilmu penghancur agama yaitu ilmu sihir dan ilmu bidah dan khurafat.

�� Sedangkan ilmu seseorang tidak bisa dinyatakan bermanfaat sebelum menumbuhkan empat perkara;
✔ Takwa kepada Allah.
✔ Zuhud terhadap dunia.
✔ Bersikap rendah hati kepada sesama makhluk.
✔  Memperbaiki dirinya.

�� "Tidak ada seorangpun ulama Saudi yang mendukung ISIS bahkan para ulama menegaskan secara tegas bahwa kelompok ISIS termasuk khawarij kontemporer yang ekstrim, yang menjadi alat musuh Islam untuk menghancurkan Islam dan merusak citra umat Islam. Mereka sangat kerdil dalam berpikir dan lemah dalam keilmuan agama, sehingga dengan mudah mereka membunuh nyawa tak berdosa, merampas harta tanpa hak dan memperkosa wanita muslimah atas nama jihad".

1⃣1⃣ Beliau sering memperingatkan para pemuda Islam agar tidak terkecoh dengan pemikiran Jihâdîyun.

1⃣2⃣ Beliau sering memberi peringatan bahaya ISIS dan al-Qaeda , bahkan ketika beliau ditanya tentang hukum pergi ke Suria untuk jihad, maka beliau sendiri tidak menyarankan karena khawatir terpengaruh dengan pemikiran ISIS dan yang lainnya.

1⃣3⃣ Beliau juga sering membantah pemikiran khawarij dan tokoh² mereka baik dahulu maupun kontemporer. Beliau juga sangat tegas sikapnya kepada Ikhwânul Muslimîn.

1⃣4⃣ Beliau ditanya hukum berwisata ketempat - tempat peribadatan orang musyrik semisal ke Pura orang hindu atau Candi orang budha ?
Maka  beliau menjawab, "Tempat-tempat tersebut sama sekali bukan tempat wisata. Semestinya seorang muslim kalau lihat tempat tersebut maka bertambah prihatin dan sedih karena itu tempat kesyirikan kepada Alloh.
Kecuali mengunjunginya untuk menghancurkan nya, seperti dilakukan oleh Nabi Ibrahim, atau untuk alasan syarî seperti kunjungan khalifah Umar ke gereja tatkala penaklukan Al Quds, yang mana ini merupakan alasan syarî yang tak bisa terwujud tanpa mengunjunginya.
Nabi kita juga telah melarang kita mengunjungi tempat² turunnya adzab Alloh, kecuali dengan  menangis atau berusaha menangis. Karena itu lebih dilarang lagi dengan menjadikannya sbg tempat tujuan wisata.

1⃣5⃣ Komentar Syekh ad-Dumaijî thd Said Aqil Siradj, "Pernah suatu ketika dia diajar oleh Dr Muhammad Qutb dan sering ngeyel, maka beliau berkata "Orang ini akan menjadi tokoh buruk". Kata syaikh Dumaiji Ternyata Firasat Syekh Muhammad Qutb tak meleset.

1⃣6⃣.  Syeikh menukil ucapan Imâm Ibnu Bâz-rahimahullah- bahwa : "Hidup fî sabîlillâh itu lbh berat dan susah dibanding mati fî sabîlillâh".

1⃣7⃣ Syaikh juga menasihatkan dengan ucapan salah satu ulama
نحتاج الآن إلى السلفية التي تنصح لا إلى السلفية التي تنطح
Kita saat ini lbh membutuhkan salafî yang memberi nasehat bkn yg gemar mengecam

1⃣8⃣ Ust Zainal menceritakan, bahwa beliau seorang ahli ilmu yang sangat disiplin dalam menjaga waktu, ketika saat mengajar, saat bepergian, saat istirahat dan saat berbicara. Demikian pula ketika pergi ke manapun dan ketika saat membahas acara apapun yang ditegaskan disiplin waktu.

✒Dishare oleh Ust Zainal Abidin di grup Multaqō ad-Du'ât ilallâh
�� Dihimpun kembali oleh Ust Hamidin as-Sidawi

-----------------------
♻ Silsilah nasihat ke - 94
�� Broadcast WA Dakwah Jalyat Unaiza_Indo

Minggu, 16 Agustus 2015

SHOLIH DAN MENSHOLIHKAN

Karena mereka hanya suka orang SALEH, bukan orang yg ingin MENSALEHKAN lingkungannya...

======

Lihatlah bagaimana baginda Nabi shollallohu alaihi wasallam sebelum diutus sebagai rasul, kaumnya sangat simpati kepada beliau.

Sehingga mereka menjulukinya dg julukan "Ash-Shoodiqul Amin" (orang yg jujur dan amanah), itu karena beliau orang yg saleh.

Namun lihatlah ketika beliau diutus Allah ta'ala, ketika beliau ingin mensalehkan lingkungannya, mereka dengan serta merta memusuhinya dan menjulukinya dg julukan "tukang sihir, pendusta, gila" dan julukan-julukan buruk lainnya.

Penyebabnya, karena penyeru kebaikan yg ingin mensalehkan lingkungannya akan mengusik hawa nafsu mereka, terutama ketika dia ingin membebaskan mereka dari kekangan hawa nafsunya.

Oleh karenanya, Luqman berwasiat kepada anaknya utk BERSABAR ketika memerintahkannya ber-amar ma'ruf nahi munkar, karena konsekuensinya pasti akan dimusuhi orang... Nabi -shollallohu alaihi wasallam- saja dimusuhi, apalagi orang yg di bawahnya.

Tapi, hendaklah Anda tegar, dan ingatlah selalu pahala yg sangat agung dari-Nya... "sungguh satu saja engkau berhasil memberi petunjuk kepada orang lain, itu lebih baik bagimu melebihi onta merah", sebagaimana disabdakan oleh Nabi shollallohu alaihi wasallam.

Dan Anda yg belum mampu menjadi penyeru kebaikan, hormatilah dan dukunglah para penyeru kebaikan itu, karena sebenarnya mereka adalah "pahlawan penyelamat" Anda dan masyarakat lainnya dari azab yg membinasakan, Allah azza wajall berfirman (yg artinya):

"Tuhanmu tidak akan MEMBINASAKAN negeri-negeri secara zalim, sedang penduduknya orang-orang yang muslihun" (yakni orang-orang yg berusaha mensalehkan lingkungannya). [QS. Hud: 117]

Semoga bermanfaat...

=====================

Ustadz Musyafa' Ad-Dariny

Kamis, 13 Agustus 2015

MENINGGALKAN SESUATU KARENA ALLAH

MENINGGALKAN SESUATU KARENA ALLAH

Sesungguhnya tidaklah engkau meninggalkan sesuatu karena Allah ‘Azza wa Jalla, kecuali Allah akan menggantikannya bagimu dengan yang lebih baik bagimu” (HR Ahmad no 23074)

Meninggalkan Sesuatu Karena Allah

Tidak diragukan lagi, bahwa Hawa Nafsu memiliki peran layaknya penguasa bagi jiwa dan pengendali bagi hati. Karenanya, membebaskan jiwa dari kungkungan hawa nafsu amatlah berat. Akan tetapi, barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah, niscaya Dia akan mencukupkannya. Barangsiapa yang meminta pertolongan kepada-Nya maka niscaya Allah akan menolongnya.

Ikhlas Kuncinya

Seorang hamba akan menemui kesulitan untuk meninggalkan apa-apa yang diinginkan hawa nafsunya manakala hal tersebut dilakukan dengan niat karena selain Allah Azza WaJalla.

Adapun ketika seorang hamba meninggalkannya dengan niat yang ikhlas karena Allah semata, maka niscaya dia tidak akan menemukan kesulitan yang berarti kecuali pada kali pertama saja, sebagai cobaan terhadap apa yang diusahakannya. Seorang yang bersabar untuk menahan nafsunya sesaat niscaya dia akan mendapatkan kelezatan yang hakiki.

Mendapatkan Ganti Yang Lebih Baik

Manakala keinginan jiwa terhadap perkara-perkara yang diharamkan begitu besar, hasrat untuk memenuhi panggilan nafsu tersebut begitu kuat, ditambah dengan banyaknya sarana untuk melakukannya, maka semakin besar pula ganjaran yang Allah sediakan bagi mereka yang mampu untuk meninggalkannya. Allah lipat gandakan pahala bagi mereka yang ber-mujahadah untuk melepaskan jiwa dari kungkungan syahwatnya.

Ketahuilah sesungguhnya barangsiapa yang meninggalkan sesuatu karena Allah maka niscaya Dia akan menggantikannya dengan yang lebih baik. Ganti yang akan Allah berikan bermacam-macam. Ganti yang paling utama adalah kebahagiaan bersama Allah, kecintaan, dan ketenangan hati tatkala mengingat Nya. Selain itu, Allah pun akan mengganti dengan bertambahnya kekuatan, semangat, dan harapan yang tinggi akan keridhaan kepada-Nya saja. Iapun akan mendapatkan ganjaran dan kebaikan dalam kehidupan dunia, serta apa yang telah Allah siapkan untuknya di akhirat kelak.

Sesungguhnya barangsiapa yang meninggalkan sesuatu Karena Allah maka niscaya Dia akan menggantikannya dengan yang lebih baik dari apa yang telah ditinggalkannya. Sesungguhnya balasan itu sesuai dengan jenis perbuatannya. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman (yang artinya) : ‘Barangsiapa yang beramal kebaikan walau seberat biji dzarroh pun niscaya dia akan melihat balasannya, dan barangsiapa yang mengerjakan keburukan seberat dzarrah pun , niscaya dia akan melihat balasannya pula” (QS. Al-Zalzalah: 7-8)

Jangan sedih sob, ada Allah tempat bergantung. Insya Allah pasti dapatkan ganti yang terbaik dari-Nya. Semangattt!!!

‪#‎SharingHappiness‬ ‪#‎RZInspirasi‬

HANYA ADA SISA-SISA WAKTU ALA KADARNYA UNTUK AKHIRAT

HANYA ADA SISA-SISA WAKTU ALA KADARNYA UNTUK AKHIRAT
--------------------------------

Untuk bisa sukses masuk fakultas kedokteran misalnya, belajar dengan giat dan mati-matian, menyediakan waktu khusus yang banyak untuk belajar dan tidak boleh diganggu.

Akan tetapi untuk bisa masuk surga, hanya secukupnya saja usahanya (bahkan tidak ada usaha), tidak ada waktu khusus untuk menuntut ilmu, belajar bagaimana bisa masuk surga tertinggi dan cepat tanpa hisab, waktunya untuk bisa sukses masuk surga hanya waktu-waktu sisa, sesempatnya saja (bahkan tidak ada waktu sama sekali).

Tidak ada waktu khusus untuk muhasabah diri, tidak ada waktu khusus untuk bermunajat dan mengadu kepada Allah mengenai kehidupanya serta tidak ada waktu khusus untuk memohon dan memelas mengetuk pintu langit agar memudahkan urusannya.

Allah Ta’ala berfirman,

إِنَّ وَعْدَ اللَّهِ حَقٌّ فَلَا تَغُرَّنَّكُمُ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا وَلَا يَغُرَّنَّكُم بِاللَّهِ الْغَرُورُ

“Sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka janganlah sekali-kali kehidupan dunia memperdayakan kamu, dan jangan (pula) penipu (syaitan) memperdayakan kamu dalam (mentaati) Allah.” [Al-Qur'an Surah Luqmaan: Ayat 33]

Hanya sisa-sisa waktu untuk akhirat

Hati ini sungguh sudah tertutup bagaikan bejana yang tertelungkup tidak menerima anugrah tetesan hujan. Sudah jelas sekali dunia ini fana dan sangat sebentar.

Padahal dunia hanya sementara sekali, ibaratnya orang yang melakukan perjalan panjang, kemudian istirahat sebentar kemudian melanjutkan perjalanan lagi

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَا لِى وَ مَا لِلدُّنْيَا مَا أَنَا فِى الدُّنْيَا إِلاَّ كَرَاكِبٍ اسْتَظَلَّ تَحْتَ شَجَرَةٍ ثُمَّ رَاحَوَ تَرَكَهَا

“Apa peduliku dengan dunia?! Tidaklah aku tinggal di dunia melainkan seperti musafir yang berteduh di bawah pohon dan beristirahat, lalu musafir tersebut meninggalkannya.”[Hadits Riwayat At-Tirmidzi no. 2551. Dishahihkan oleh Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani dalam Shahih wa Dho’if Sunan At Tirmidzi)

Jelas dunia itu telaknat bagi mereka yang tamak dan rakus.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِنَّ الدُّنْيَا مَلْعُونَةٌ مَلْعُونٌ مَا فِيهَا إِلَّا ذِكْرُ اللَّهِ وَمَا وَالَاهُ وَعَالِمٌ أَوْ مُتَعَلِّمٌ

“Dunia itu terlaknat dan segala yang terkandung di dalamnya pun terlaknat, kecuali orang yang berdzikir kepada Allah, yang melakukan ketaatan kepada-Nya, seorang ‘alim atau penuntut ilmu syar’i.” (Hadits Riwayat Tirmidzi, Ibnu Majah. Dalam Shohihul Jami’, Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani mengatakan hadits ini hasan)

Jika pura-pura lupa, Allah akan melupakan kita kelak, hari-hari sulit yang sangat butuh pertolongan Allah.

Allah Ta’ala berfirman,

نَسُواْ اللّهَ فَنَسِيَهُمْ

“Mereka telah lupa kepada Allah, maka Allah melupakan mereka.” (Al-Qur'an Surah At-Taubah: Ayat 67)

Sungguh sangat benar doa yang diajarkan kepada kita:

اَللّهُمَّ لاَ تَجْعَلْ مُصِيْبَتَنَا فِي دِيْنِنَا وَلاَ تَجْعَلِ الدُّنْيَا أَكْبَرَ هَمِّنَا وَلاَ مَبْلَغَ عِلْمِنَا

“Ya Allah, janganlah engkau jadikan musibah dalam urusan agama kami, dan jangan pula engkau jadikan dunia ini adalah tujuan terbesar dan puncak dari ilmu kami.”

Demikian semoga bermanfaat

@Pogung Dalangan, Yogyakarta Tercinta

✒Penyusun: Al-Ustâdz Raehanul Bahraen Hafizhahullâh
��Artikel: www.muslimafiyah.com
��http://muslimafiyah.com/hanya-ada-sisa-sisa-waktu-ala-kadarnya-untuk-akhirat.html

Rabu, 12 Agustus 2015

20 Sebab Kenapa Harus Mema'afkan (bagian 2)

��BimbinganIslam.com
Rabu, 27 Syawwal 1436 H / 12 Agustus 2015 M
�� Materi Tematik
�� Ustadz Firanda Andirja, MA
�� 20 Sebab Kenapa Harus Mema'afkan (bagian 2)
⬇ Download Audio
https://www.dropbox.com/s/eybxjkwxfdygsx9/20%20Sebab%20Kenapa%20Harus%20Mema%27afkan%20II.mp3?dl=0
➖➖➖➖➖➖➖

20 SEBAB KENAPA HARUS MEMAAFKAN (BAG. 2)

Ikhwan dan akhwat yang dirahmati Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Alhamdulillāh, kita akan lanjutkan pembacaan risalah yang ditulis oleh Syaikhul Islām Ibnu Taimiyyah rahimahullāh yang topiknya adalah:

"20 Sebab Kenapa Kita Harus Memaafkan Orang Yang Menzhalimi Kita".

Beliau berkata:

Ada beberapa perkara yang membantu seorang hamba untuk bersabar, artinya memaafkan orang yang menzhalimi dia.

Beliau sebutkan ada 20 perkara:

PERTAMA

Seseorang hendaknya mengetahui bahwasannya Allāh-lah yang telah menciptakan seluruh perbuatan hamba.

Seluruh gerakan-gerakan dan diamnya mereka, semua diciptakan oleh Allāh.

Apa yang Allāh kehendaki terjadi dan apa yang tidak Allāh kehendaki tidak akan terjadi.

Tidak ada satu benda kecilpun (dzarrāh) baik di langit dan di bumi yang bergerak kecuali dengan izin Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Hamba-hamba ini hanyalah alat.

Maka lihatlah kepada Dzat yang telah menjadikan musuh-musuhmu menzhalimimu.

Jangan engkau lihat pada perbuatan mereka (lihat siapa yang membuat mereka, mentakdirkan mereka demikian).

Maka engkau akan beristirahat dari kegelisahan dan gundah gulana.

KEDUA

Hendaknya dia ingat dosa-dosanya dan ia tahu bahwasanya tidaklah Allāh menjadikan mereka bisa menzhalimi dia kecuali karena sebab dosa-dosanya.

Kenapa dia dizhalimi? Karena ada dosa-yang dia lakukan.

Allāh berfirman:

وَمَا أَصَابَكُم مِّن مُّصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُو عَن كَثِيرٍ

"Musibah apa saja yang menimpamu maka akibat perbuatanmu sendiri dan Allāh memaafkan banyak kesalahan-kesalahanmu."

(QS. Asy-Syūra: 30)

Jika seorang hamba tahu bahwasanya musibah (cercaan, kezhaliman) yang menimpa dia disebabkan dosa-dosanya maka dia akan ingat dosa-dosanya.

Dan dia akan tersibukkan untuk beristighfar, bertaubat kepada Allāh.

Jadi, waktu musibah mengenainya dia salahkan dirinya dulu:

"Jangan-jangan ini karena dosa-dosa saya."

Lantas dia beristighfar, bertaubat kepada Allāh.

Kalau dia sibuk beristighfar dan bertaubat kepada Allāh maka dia akan terlalaikan dari mencaci maki orang yang menzhaliminya.

Kenapa?

Karena dia sibuk memperbaiki dirinya.

Kalau dia sudah bisa memperbaiki dirinya maka musibah tersebut akan terangkat.

Kata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah:

"Kalau engkau melihat seorang hamba tatkala dizhalimi oleh orang lain kemudian dia tidak istighfar dan tidak bertaubat bahkan dia mencaci-maki orang yang menzholiminya, ketahuilah, ini musibahnya benar-benar musibah hakiki.

Kalau ternyata dia beristighfar dan bertaubat maka musibah itu bukan hakiki, hakekatnya adalah nikmat."

Kenapa?

Dia kembali beristighfar dan bertaubat kepada Allāh.

Musibah tersebut yaitu kezhaliman orang lain kepadanya hanyalah wasilah agar dia bisa beribadah kepada Allāh.

Berarti musibahnya bukan hakiki, justru ini nikmat.

Tetapi tatkala dia dizhalimi oleh orang dan dia tidak beristighfar dan tidak bertaubat, malah mencaci maki mereka, sibuk menghabisi mereka, ketahuilah, inilah musibah yang hakiki.

KETIGA

Hendaknya dia ingat, menghadirkan pada dirinya, bahwasanya bagaimana indahnya pahala bagi orang yang bersabar dan memaafkan, sebagaimana firman Allāh Subhānahu wa Ta'āla:

وَجَزَاءُ سَيِّئَةٍ سَيِّئَةٌ مِثْلُهَا فَمَنْ عَفَا وَأَصْلَحَ فَأَجْرُهُ عَلَى اللَّهِ إِنَّهُ لا يُحِبُّ الظَّالِمِينَ

"Dan balasan atas keburukan adalah keburukan yang semisalnya. Barang siapa yang memaafkan dan berbuat kebaikan maka pahalanya atas Allāh (Allāh yang memberikan pahalanya), sesungguhnya Allāh tidak menyukai orang-orang yang zhalim."

(QS. Asy-Syūra: 40).

Dalam ayat ini, kata Ibnu Taimiyyah rahimahullah;

Allāh menyebutkan ada tiga golongan manusia tatkala dizhalimi:

⑴ Yang pertama adalah seorang yang muqtashid.

Yaitu dia yang membalas sesuai dengan kezhaliman yang mengenainya]

Allāh mengatakan:

"Dan balasan bagi keburukan adalah keburukan semisalnya."

Kata Allāh:

وَإِنۡ عَاقَبۡتُمۡ فَعَاقِبُواْ بِمِثۡلِ مَا عُوقِبۡتُم بِهِۦ‌ۖ وَلَٮِٕن صَبَرۡتُمۡ لَهُوَ خَيۡرٌ۬ لِّلصَّـٰبِرِينَ

"Kalau kalian ingin membalas maka balaslah sebagaimana kezhaliman yang kalian rasakan." (Namun Allāh mengatakan) "Kalau kalian bersabar maka lebih baik."

(QS. Al-Nahl: 126)

Jadi Allāh Subhānahu wa Ta'āla tidak menyalahkan, saya katakan tidak berdosa.

Kalau ada seorang dikatakan dizhalimi kemudian dia membalas dengan kezhaliman tersebut, dia melampiaskan kemarahannya, selama pembalasannya sama dengan kezhalimannya dia tidak berdosa.

Dan ini Allāh memperhatikan sifat manusia seseorang.

Tidak mengapa kalau dia balas, tetapi harus sesuai dengan kadar kezhalimannya.

⑵ Jenis orang ke-2 yang berdosa, yaitu melanggar melebihi balasan yang seharusnya.

Maka Allāh tutup aib tersebut dengan mengatakan "Allāh tidak menyukai orang-orang yang zhalim".

Kalau dia membalas lebih berarti dia telah berbuat zhalim.

⑶ Dan yang terbaik adalah golongan ketiga yang memaafkan.

Kata Allāh:

"Barang siapa yang memaafkan dan berbuat kebaikan maka pahalanya disisi Allāh Subhānahu wa Ta'āla."

Kata Syaikhul Islām Ibnu Taimiyyah:

Diriwayatkan dari Ibnu 'Abbas:

"Bahwasanya pada hari kiamat ada suara yang menyeru:

إلاّ ليقم من وجب أجره على الله، فلا يقوم إلا من عفى وأصلح 

"Siapa yang pahalanya wajib Allāh tunaikan hendaknya dia berdiri. Maka tidak ada yang berdiri kecuali orang yang memaafkan dan berbuat baik."

Jadi orang seperti ini akan dimuliakan olah Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Ada satu hadits yang sangat indah tentang memaafkan dan saya ingatkan kepada para suami:

Kalau anda (kita secara umum) diperintahkan untuk memafkan orang yang menzhalimi kita, orang-orang jauh kita maafkan apalagi jika yang bersalah kepada kita adalah orang yang sangat dekat, contohnya istri kita.

Hendaknya anda memaafkan istri anda.

Istri-istripun demikian, hendaknya memaafkan suaminya.

Para suami ingat hadits Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam:

من كظم غيظا وهو يقدر على أن ينفذه دعاه الله يوم القيامة على رؤوس الخلائق حتى يخيره مِن العين الحور ماشاء

"Barang siapa yang menahan amarahnya padahal dia mampu untuk melampiaskan amarahnya, maka Allāh akan panggil dia pada hari kiamat di hadapan khalayak (Allāh pamerkan/banggakan dia di hadapan manusia seluruhnya) kemudian sampai Allāh menyuruh dia untuk memilih bidadari yang dia kehendaki."

(HR. Abu Dāwud, Turmudzi, dan dihasankan Al-Albani)

(bersambung ke bag. 3)

----------------------------------------------------
#BantuDakwahPapua

�� Fokus kegiatan :
1. Akuisisi Radio Swasta Untuk Dakwah.
2. Program Kaderisasi Da'i Pribumi.
3. Bina Pesantren.
4. Pembangunan Sarana Ibadah

Salurkan Sedekah dan Infaq anda melalui :
|  Rek. Bank Syariah Mandiri
|  No.Rek 7814500017
|  a.n. Cinta Sedekah [Infaq]

Untuk memudahkan pencatatan laporan donasi
Mohon setelah transfer konfirmasi
�� SMS ke : 0878-8145-8000

Format konfirmasi :
#BantuDakwahPapua#Nama#Domisili#Tanggal Transfer#Nominal#

⚠ Contoh:
#BantuDakwahPapua#Sarrah#Solo#31/8/2015#500Rb#

�� Jumlah donasi yang terkumpul sampai dengan tanggal 12 Agustus 2015 Pukul 09.00 WIB adalah Rp. 544.557.640

Kebutuhan dana untuk program
#BantuDakwahPapua Rp. 1,5 Milyar
〰〰〰〰〰〰〰〰
����������������